Angka-angka 'Gila' Terbaik Dicatat Messi, Saat Jimat Barcelona Dilecehkan Di Ballon d'Or


Penyihir Barcelona dan Argentina, Lionel Messi, bisa dibilang sebagai pesepakbola terbaik yang paling dilecehkan di sepanjang tahun 2018, seiring terlemparnya ia dari podium Ballon d'Or. Ia adalah pencetak gol terbanyak di lima liga top Eropa sejauh musim ini dengan lesakan 14 gol, dan juga penyuplai assist terbanyak lewat 10 kali kiriman.

Hanya Dimitri Payet yang menciptakan lebih banyak peluang ketimbang No.10 Barca, dan hanya Allan Saint-Maximin dari Nice yang menyelesaikan lebih banyak dribel. Bahkan angka-angka 'gila' Messi mengungguli seluruh tim Valencia di La Liga, meski absen hampir sebulan karena cedera patah lengan.


Statistik Messi semakin menakjubkan, mengingat ia kini mencatatkan rekor sebagai pemain yang sanggup menggelontorkan 50 gol atau lebih selama sembilan musim beruntun - jimat Juventus Cristiano Ronaldo masih membutuhkan empat gol untuk menggenapi raihan 50-nya di tahun 2018 dan melanjutkan rekor streak ke-8 (The Sun, 20/12/2018).

Messi dan Ronaldo, adalah pemain yang berada di atas level deretan bintang lain selama lebih dari satu dekade terakhir. Jika UCers menyangsikannya, maka Anda hanya perlu melihat performa Real Madrid untuk menyadari betapa krusial pengaruh mereka. Tanpa No.7, El Real mendekam di urutan keempat klasemen La Liga. Mereka hanya mencetak 24 gol, hampir setengah dari total lesakan Barcelona, ​​sementara Ronaldo sendirian mengumpulkan 11 gol di Serie A.


Tentu saja, kinerja Leo lebih terbantu oleh rekan-rekan setimnya di Barcelona, ketimbang Cristiano di Juve, menilik Luis Suarez di sisi No.10 telah mencetak 11 kali di La Liga atas namanya sendiri, belum lagi Ousmane Dembele dan Philippe Coutinho yang menjadi opsi menarik bagi Ernesto Valverde.

Namun angka-angka individu 'gila' yang diproduksi oleh Messi seorang diri mampu menepis anggapan bahwa dirinya hanya pemain terbaik kelima di dunia saat ini versi Ballon d'Or. Leo tak memerlukan Bola Emas di luar arena, karena apapun yang ia sentuh di atas lapangan terbukti menghasilkan emas.

Di Musim 2011/12, yang dianggap menjadi yang terhebat bagi Messi, di mana ia mencetak 73 gol dan mengkreasi 29 di level klub dan negara, yang membuatnya mengoleksi total keterlibatan 102. Itu berarti penyerang Argentina menciptakan rata-rata satu gol atau satu assist di setiap 51 menit.

Sejauh musim ini, ia telah terlibat dalam 32 gol. Pada usia 31, itu berarti dirinya membukukan rata-rata satu gol atau satu assist per 48 menit. Konyolnya, angka-angka itu adalah catatan rasio terbaik yang pernah ada, dan faktanya pada saat dirinya dilecehkan di gala Paris pada awal bulan ini.


Sumber
Read More :

Share This

No comments:

Post a Comment